JAKARTA – Gajah Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengutarakan, program BLK Komunitas merupakan terobosan Presiden Joko Widodo untuk meningkatkan kompetensi SDM Nusantara . Selain itu, melengkapi soft skill dan pendidikan karakter yang ada dengan tambahan keterampilan atau hard skill.

Program yang telah dirintis sejak 2017 hingga2019, telah berdiri sebanyak 1. 113 lembaga BLK Komunitas dengan tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

“Tahun 2020 ini, Kemnaker langgeng berkomitmen dalam akselerasi pelatihan kerja dengan membangun BLK Komunitas sebagai bagian dari agenda peningkatan SDM ketenagakerjaan Indonesia yang bersifat partisipatoris, ” kata Ida, Minggu (13/9/2020).

Baca Serupa:   Diprotes karena Izinkan TKA China, Luhut: Mereka Hatinya Rasan

Dia melanjutkan, Kemnaker menargetkan pada 2020 bisa mendirikan 1. 000 BLK Komunitas yang tersebar di seluruh daerah Indonesia. Program ini juga berangkat dikembangkan, yang sebelumnya hanya jalan komunitas keagamaan, kini mulai jalan komunitas masyarakat lainnya.

“Penyebaran BLK Komunitas yang sebelumnya difokuskan untuk lembaga pendidikan keyakinan, saat ini mulai memperluas penyebarannya melalui peran dari Serikat Praktisi dan komunitas masyarakat lainnya, ” katanya.

Menyuarakan Juga:   Fakta-Fakta Tugas Khusus Jokowi ke Luhut, Investasi Jangan Minus

Kesibukan Penyerahan bantuan program BLK Publik ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan “Naker Tanggap Covid 2020. ” Kegiatan yang bertemakan “Pemulihan Ekonomi Tenaga Kerja” ini dilaksanakan selama tiga hari, dari agenda 11-13 September 2020, di Bali.

Di samping sebagai ajang promosi program dan kecendekiaan Kemnaker dalam penanganan dampak pandemi Covid-19 di sektor ketenagakerjaan, kesibukan ini bertujuan mendorong pemulihan ekonomi, khususnya di Bali.

Selain bantuan BLK Komunitas, tinggi dia, kegiatan ini juga mempunyai tiga rangkaian kegiatan lainnya yaitu expo atau pameran produk dibanding Tenaga Kerja Mandiri (TKM) binaan Kemnaker, Bimbingan Teknis (Bimtek) lanjutan bagi TKM, dan pemberian penerima bantuan secara simbolis kepada TKM.

“Naker Tanggap Covid ini dalam rangka menyampaikan seluruh program kegiatan di bidang ketenagakerjaan yang sedang dan akan berlaku pada tahun 2020. Ini selalu sebagai upaya untuk mengupayakan pemulihan perekonomian tenaga kerja, ” pungkas Ida.

(fbn)