JAKARTA kepala Pada kuartal II-2020, infrastruktur mengikuti terdampak dengan adanya refocusing anggaran untuk Covid-19. Hal ini mendirikan banyak bertanya-tanya bagaimana nasib infrastruktur Indonesia.

Gajah Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menekankan infrastruktur tetap akan menjadi istimewa dalam pemulihan ekonomi. Adapun infrastruktur saat ini sedang mengejar ketinggalan.

  Baca juga: Jokowi Tegaskan Pembangunan Infrastruktur Tetap Berkepanjangan meski Pandemi Covid-19

“Jadi, infrastruktur tetap akan menjadi arah yang luar piawai penting bagi kita untuk mampu menangani pemulihan ekonomi dan sekaligus meningkatkan produktivitas untuk jangka lama, ” ujar Menkeu seperti dikutip laman resmi Kementerian Keuangan di Jakarta, Minggu (29/8/2020).

Dia melanjutkan, pembangunan infrastruktur diibaratkan dengan pedang dua ceroboh sisi. Di mana kedua mata sisi tersebut yaitu sisi suruhan dan sisi produktivitas.

  Baca juga: Memperhatikan 3 Proyek Infrastruktur di Kekayaan Pecahan Rp75. 000

“Pertumbuhan ekonomi pasti hendak memunculkan permintaan terhadap infrastruktur atau infrastruktur juga bisa mendukung pertumbuhan ekonomi. Jadi infrastruktur itu seperti pedang dengan dua mata bagian, ” kata Menkeu.

Mantan anggota Bank Negeri ini memastikan infrastruktur bukan hanya jalan tol ataupun irigasi, namun juga Internet Content Provider (ICP). ICP dinilai sangat vital pada masa pandemi karena mobilitas fisik berganti menjadi mobilitas digital.

“Makanya di di APBN 2021, presiden menyampaikan ICP merupakan backbone yang harus diberikan tambahan untuk anggarannya. Sama seolah-olah rasio elektrifikasi, sekarang adalah rasio konektivitas dari sisi digital ataupun internet, ” jelasnya.

(rzy)