NEW YORK kacau Harga minyak mentah naik lebih dari satu komisi pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), setelah persediaan penyulingan AS membukukan penurunan besar dan penyulingan meningkatkan aktivitas ke golongan tertinggi dalam lebih dari setahun, meningkatkan harapan meningkatnya permintaan bahan bakar dalam konsumen minyak utama negeri.

Minyak hijau berjangka Brent untuk pengiriman Juni, terangkat 85 sen atau 1, 3% menjelma menetap di USD67, 27 per barel. Minyak remaja berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS untuk pemberian Juni, bertambah 92 sen atau 1, 5% menjadi ditutup pada USD63, 86 per barel.

  Mengaji juga: Harga Minyak Melonjak di Tengah Optimisme Suruhan

OPEC+, yang terdiri dari Pola Negara-negara Pengekspor Minyak & sekutunya, pada Selasa (27/4/2021) memutuskan untuk tetap bertaut pada rencana pelonggaran berangsur-angsur pembatasan produksi minyak dari Mei hingga Juli, suatu indikasi bahwa kelompok itu yakin bahwa permintaan global akan pulih.

“Pasar didukung oleh anutan umum bahwa akhir permainan COVID sudah di ajaran mata, ” kata Tamas Varga, analis di PVM Oil Associates.

  Baca pula: Harga Minyak Naik Sedikit di Tengah Kekhawatiran Lonjakan Covid-19 di India

Persediaan patra mentah AS naik 90. 000 barel pekan berserakan, Badan Informasi Energi (EIA) mengatakan, jauh lebih mungil dari perkiraan analis buat peningkatan 659. 000 barel.