JAKARTA – Menteri Pemimpin Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut, pemerintah akan memberikan pinjaman modal kegiatan kepada sejumlah koperasi padat karya. Hal itu akan dituangkan di dalam Peraturan Pemerintah (PP) yang sedangkan digodok.

Menangkap Juga:   Koperasi Bisa Ajukan Modal Kerja Rp100 Miliar 

Dia mengatakan, skema pemberian pinjaman modal kerja sama dengan pengaruh modal kerja kepada Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Bila, UMKM mendapat pinjaman modal kerja di bawah Rp10 miliar, oleh karena itu koperasi akan diberikan pinjaman dalam atas Rp10 miliar.

“Kemarin UMKM di lembah Rp10 miliar. Dan tentu selalu korporasi di atas Rp10 miliar, ” ujar Airlangga usai di kantornya, Jakarta, Selasa (21/7/2020) suangi.

Baca Juga:   Koperasi Pangan Diminta Menyelap Skala Bisnis 

Pinjaman modal kerja itu, sendat Airlangga, akan disalurkan melalui Kelompok Bank Milik Negara dan Perkumpulan Bank Umum Nasional (Perbanas). Buat Perbanas, harus digolongkan dalam golongan Bank Umum Kegiatan Usaha (Buku) III dan IV.

Sebelumnya, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyebut pemerintah merumuskan aturan baru tentang penempatan dana pemerintah ke perbankan. Di dalam aturan baru ini tak hanya bank Himbara yang dilibatkan, Kemenkeu juga menggandeng Bank Pembangunan Wilayah (BPD) dan sejumlah bank preman.

Loading…