JAKARTA – Perekonomian Indonesia diprediksi masuk ke jurang resesi. Sebab, hingga berakhirnya kuartal III-2020, geliat ekonomi masih belum menunjukkan adanya perbaikan.

Genting ekonomi itu membuat para pekerja lebih memilih untuk menyimpan uangnya. Namun, seharusnya penghasilan mereka selalu disisihkan untuk berinvestasi seperti membeli saham.

Baca Juga:   Nusantara Terancam Resesi, Biasanya Orang Tetap Tahan Duit

“Kalau bisa investasi saham yang benar bisa menjaga (nilai uangnya) atau setidaknya lebih, ” sebutan Analis MNC Sekuritas M Rudi Setiawan dalam diskusi secara daring, Kamis (24/9/2020).

Menurut nya, bila seluruh penghasilan dialokasikan ke bentuk tabungan maka itu hanya sanggup untuk bertahan hidup untuk tiga hingga empat bulan ke depan setelah tak bekerja.

Baca Juga:   Jangan Takut Resesi, Selalu Ada Peluang dalam Kesusahan

“Kalau bicara simpan, mampu disimpan 30% sampai 40%. Itu masih memiliki dana simpanan untuk menghidupi selama 3-4 bulan ke depan, tapi itu tidak masa panjang, ” ujarnya.

Dia mengingatkan agar bagi para-para pemula yang hendak bermain dalam pasar saham agar dalam memilih perusahaan secara hati-hati.

“Namun harus dengan ketelitian untuk memilih saham atau investasi yang lain. Namun harus dengan ketelitian buat memilih saham atau investasi lainnya, ” kata dia.

(fbn)