JAKARTA – PT Pertamina (Persero) berbicara mengenai rencana penghapusan BBM jenis Premium yang mulai diberlakukan satu Januari 2021. Penghapusan BBM Premium ini dilontarkan oleh pejabat Kementerian LHK.

Pertamina memastikan tetap menjalankan penugasan Negeri untuk menyalurkan Premium, termasuk dalam wilayah Jawa, Madura dan Bali (Jamali).

Hal ini sebagaimana yang tertuang dalam Peraturan Presiden Bagian 43 Tahun 2018 serta Kepmen ESDM Nomor 1851 K/15/MEM/2018.

Pjs VP Corporate Communication Pertamina Heppy Wulansari menjelaskan jadi badan usaha hilir yang memiliki penugasan dalam menyalurkan BBM, Pertamina tidak akan menghapuskan Premium. Pokok menurutnya, keputusan tersebut merupakan kewenangan Pemerintah.

“Pertamina tunduk pada regulasi yang tersedia. Yang dilakukan saat ini yakni mengedukasi konsumen untuk menggunakan BBM ramah lingkungan dan yang bertambah berkualitas dalam meningkatkan performa organ, ” ujarnya melalui keterangan terekam, Sabtu (14/11/2020).

Sebelumnya, untuk tahap pertama, penghapusan BBM jenis premium akan dikerjakan mulai dari Pulau Jawa, Madura dan Bali (Jamali). Setelah tersebut, akan diikuti oleh kota-kota lainnya hingga ke seluruh Indonesia

“Senin malam dengan lalu saya bertemu dengan Penasihat Operasi Pertamina, beliau menyampaikan bola lampu 1 Januari 2021, Premium pada Jamali khususnya itu akan dihilangkan. Kemudian menyusul kota-kota lainnya di Indonesia, ” ujar Direktur Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Dunia Kementerian LHK MR Karliansyah.

Baca Selengkapnya: BBM Premium Bakal Hilang 1 Januari 2021, Ini Tanggapan Pertamina

(dni)