JAKARTA – PT PLN (Persero) menyiapkan beberapa program yang bertujuan untuk membantu sektor Jalan Mikro Kecil Menengah (UMKM). PLN menyadari betapa pentingnya UMKM yang merupakan satu pilar utama perekonomian nasional yang mampu memperluas lapangan kerja.

Eksekutif Human Capital dan Management PLN, Syofvi Roekman mengatakan, pihaknya menganjurkan keringanan biaya penyambungan untuk tambah daya bagi pelaku UMKM.

“Salah satunya kami di PLN memberikan keringanan biaya penyambungan untuk tambah daya teman-teman UMKM sampai 75%, artinya bayarnya cukup 25% sebab biaya yang seharusnya dibayar, ” ujar Syofvi dalam Webinar Bagian Energi, Sabtu (19/9/2020).

Baca Juga:   14. 500 Pelaku UMKM Ajukan Banpres Rp2, 4 Juta, yang Diterima Berapa?  

Selain itu, untuk mengembangkan usaha para pelaku UMKM di tengah pandemi, pihaknya telah menggelar 90 webinar dan 348 pelatihan.

“Untuk peningkatan ilmu tentang manajemen keuangan, peningkatan packing dan bagaimana pemasaran, ” kata dia.

Tidak hanya itu, PLN juga turut membantu pelaku UMKM dalam peminjaman modal usaha, di mana di dalam tahun 2020 PLN mengalokasikan anggaran Rp2, 5 miliar.

“Kemudian, kami juga menelungkupkan akses pasar melalui pameran-pameran di mana sudah menjadi event tahunan apalagi di masa pandemi menjadikan virtual ekspor yang rencananya awak buat di Oktober melibatkan kurang lebih 100 mitra binaan, ” ucapnya.