JAKARTA – Ekosistem rekan daring semakin diminati para konsumen di Indonesia saat masa pandemi Covid-19. Fenomena itu dimanfaatkan sebagian masyarakat untuk memulai jualan pada market place demi menambah pundi-pundi pemasukan.

CEO Bukalapak Rachmat Kaimuddin mengatakan, pihaknya mencatat ada penambahan mitra yang membuka lapak di Bukalapak sejak awal tahun sebanyak 3 juta orang. Hal itu menandakan kalau pelaku UMKM di Tanah Air mulai sadar betapa pentingnya melangsungkan transformasi digital dalam berdagang pada masa pandemi ini.

  Baca juga: Penjual Minuman Peningkat Imun Diburu, Osrial Kantongi Jutaan Rupiah

“Mungkin di tahun ini saja kita melihat, baik dari online merchant maupun mitra, nambahnya mungkin sekitar 3 juta, ” kata Rachmat dalam diskusi virtual, Rabu (30/9/2020).

Dia menilai krisis ekonomi yang melanda Nusantara, maka membuat sebagian masyarakat memperlagakan nasib untuk berdagang online. Mereka berharap bisa mendapatkan keuntungan dalam sana.

  Baca juga: Pajak 0%, Bisnis Jual Beli Mobil Bekas Bakal Goyang?

“Kalau kita lihat ada suatu hal yang berubah, yang paling tinggi perubahannya karena dengan adanya Covid-19, mempunyai keinginan mencari jalan apalagi untuk bisa menambah income, ” ujarnya.

Dia berharap untuk kepada para distributor pemula dan kawakan agar cepat menginjakkan kaki di pasar daring. Sebab, banyak keuntungan yang didapatkan bila seseorang bisa memanfaatkannya secara baik.

“Dengan hanya download aplikasi, tiba-tiba memiliki infrastruktur untuk mnelakukan bisnis, ” katanya.

(rzy)