JAKARTA – Gajah Perdagangan Agus Suparmanto mengajak bermacam-macam pihak untuk mempromosikan produk tanda geografis (IG) seperti kopi arabika gayo di pasar global, khususnya Uni Eropa. Untuk itu, diperlukan kolaborasi dan dukungan dari bermacam-macam pemangku kepentingan agar dapat memajukan ekspor kopi di tengah lagu krisis global.

“Indonesia Coffee Week merupakan upaya beserta dalam mempromosikan dan meningkatkan kesadaran terhadap IG sebagai komponen penting meningkatkan ekspor melalui branding serta pemasaran produk, ” ujar Agus saat membuka acara Indonesia Coffee Week dan Coffee Tasting of Gayo Arabica Coffee yang berlangsung secara virtual di Jakarta, dikutip Selasa (22/9/2020).

Baca Juga:   Industri Olahan Kopi RI Bisa Jadi Pemain Utama pada Pasar Global

Dia menyampaikan, IG merupakan ciri khas produk di wilayah terbatas di mana kualitas, reputasi, atau karakteristik melekat dengan daerah asal produk serta memiliki faktor lingkungan geografis produk.

“Ciri-ciri tersebut meliputi faktor alam, faktor manusia atau kombinasi dari ke-2 faktor tersebut, yang memberikan nama baik, kualitas, dan karakteristik tertentu di dalam barang atau produk yang dihasilkan, ” ungkapnya.

Agus melanjutkan, Indonesia dan Uni Eropa telah memperkuat kerja sama ekonomi melalui ARISE Plus Indonesia. Kegiatan sama ini bertujuan meningkatkan gaya saing ekspor dan integrasi Indonesia dalam rantai nilai global.

Baca Juga:   Bos Kopi Kenangan: Jualan Model Itu Kualitas bukan Fasilitasnya

Saat ini, Indonesia dan Uni Eropa dalam metode negosiasi Indonesia-EU Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA). Salah satu kesepakatannya yakni pertukaran registrasi produk IG serta membuka jalan bagi penetapan produk IG Indonesia di Asosiasi Eropa dan sebaliknya.

“Produk IG Indonesia merupakan pengangkut identitas bangsa Indonesia di rekan Eropa. Kopi Arabika Gayo adalah produk IG Indonesia pertama yang diakui Eropa sejak 2017. Diharapkan dengan finalisasi IEU-CEPA ini bervariasi jenis kopi dan produk IG lainnya dapat diakui serta dilindungi di pasar Uni Eropa, ” jelas dia.