JAKARTA – Layanan aplikasi video Zoom kini sedangkan naik daun sejak pandemi virus corona (covid-19) terjadi di seluruh dunia. Bahkan kini Zoom menggeser Exxon Mobil secara kapitalisasi rekan dan menjadi salah satu kongsi paling berharga di dunia.

Mengutip dari Forbes, Sabtu (31/10/2020), Kapitalisasi pasar Zoom mencapai USD139 miliar atau Rp2. 028 triliun (mengacu kurs Rp14. 500 per USD). Sementara kapitalisasi rekan Exxon Mobil hanya mencapai USD138, 9 atau setara Rp2. 026 triliun.

Baca Juga: Zoom Kini Lebih Berharga dari ExxonMobil

Zoom sendiri memulai tahun dengan nilai kapitalisasi pasar USD19 miliar atau sama Rp227 triliun. Sementara itu, Zoom juga berhasil membukukan pendapatan USD1, 35 Miliar atau setara Rp19, 6 triliun selama 12 kamar terakhir.

Sedangkan Exxon memiliki nasib yang berbeda. Sebagai gambaran, perusahaan minyak terkemuka dalam dunia itu membukukan pendapatan USD213, 8 miliar atau setara Rp3. 119 triliun selama periode zaman tertentu.

 

Exxon mengumumkan pada hari Kamis bahwa mereka akan memberhentikan 1. 900 karyawan AS. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya terbaru untuk mengurangi biaya dan meningkatkan efisiensi semasa pandemi.

Exxon telah melihat operasinya tertekan oleh virus korona seperti perusahaan energi yang lain, banyak di antaranya telah menjemput langkah-langkah untuk memperbaiki neraca, menekan staf, dan dalam beberapa kejadian menangguhkan dividen. West Texas Intermediate, patokan minyak AS, saat itu diperdagangkan pada sekitar USD36 per barel, turun dari lebih dari USD62 pada Januari.