JAKARTA – Masalah batal bayar investasi ke nasabah balik terjadi di Indonesia. Kali tersebut kasus menimpa nasabah PT Indosterling Optima Investa (IOI).

Puluhan nasabah PT IOI kudu gigit jari. Investasi yang seharusnya cair pada April 2020 tidak kunjung tiba.

Terkait hal itu, Okezone sudah merangkum beberapa fakta, Senin (23/11/2020).

1. Jenis Produk Investasi

Perkara ini merupakan batal bayar untuk produk Indosterling High Yield Promissory Notes (HYPN). Produk investasi ini menjanjikan imbal buatan 9-12% setiap tahunnya.

2. PT Indosterling Tidak Terdaftar di OJK

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) angkat bicara mengenai adanya masalah batal bayar investasi yang menimpa nasabah PT Indosterling Optima Investa (IOI).

Juru Bicara OJK Sekar Putih Djarot mengatakan kongsi tersebut tidak terdaftar/berizin di OJK, penanganannya oleh Satgas Waspada Investasi.

“Tidak terdaftar/berizin pada OJK, penanganannya oleh Satgas Perdata Investasi, ” kata Sekar zaman dihubungi di Jakarta.

3. Nasabah Indosterling Minta Uang Dikembalikan 100%

Pengacara sejumlah nasabah IOI berinisial A menyebut para nasabah itu berharap uangnya bisa pulih 100%. Akan tetapi apabila tidak kembali 100% minimal Indostreling menyerahkan uang di depan.

“Jadi para nasabah ini ingin apabila uangnya tidak balik 100% minimal harus ada pengembalian kekayaan di depan, ” ujar tempat kepada Okezone di Jakarta.

4. Alasan Minta Derma Dikembalikan

Salah satu Nasabah IOI bernama Ana menyebut bahwa investasi ini memang dilakukan orang tuanya. Investasi itu seluruh uang pensiun dari Ibu yang sekarang berumur 78 tahun yang dikumpulkan dari muda.

Namun, lanjut dia, uang investasi tersebut sampai hari tersebut tidak bisa di tarik. Harusnya jatuh tempo pada April 2020.

“Sekarang uang itu sangat diperlukan karena mama hamba sakit. Untuk berobat sudah tak ada duit. Jadi beli obat di pasaran saja, ” membuka dia.