JAKARTA – Generasi milenial kerap kesulitan mengatur uang karena pengeluaran buat konsumtif sangat besar. Bahkan buat menabung setiap bulannya sulit.

Namun jangan khawatir, tersedia beberapa cara yang bisa dicoba mulai saat ini. Misalnya, bayar yang diterima dialokasikan ke pada berbagai pos-pos pengeluaran.

Menangkap Juga:   Lebih Untung Investasi Emas Batangan atau Perhiasan?

Melansir dari laman pribadi Perencana Keuangan Prita Ghozie, Jakarta, Rabu (5/8/2020), idealnya para milenial membagi penghasilan ke 3 pos alokasi besar. Untuk gardu hidup rutin atau living, pangkalan dana darurat dan investasi atau saving, serta pos untuk perangai hidup atau playing.

Misalnya, dapat memulai membagi penghasilan bulanan dalam pembagian sebagai beserta, 50% untuk pos living, 30% untuk pos saving, dan 20% untuk pos playing. Prita juga menyarankan supaya setiap orang buat memiliki tiga rekening digital dengan dapat memudahkan untuk melakukan tata keuangan bulanan.

Baca Juga:   Harga Aurum Naik Gila-gilaan, Mending Beli Sedang atau Tunggu Turun?

1. Rekening tabungan yang memiliki ATM dan kartu volume disarankan digunakan untuk kebutuhan biaya harian. Pembayaran berbagai tagihan sepatutnya dilakukan dengan sistem transfer sejak rekening tabungan operasional ini.

2. Dompet elektronik disarankan digunakan untuk pengeluaran kecil dan jajan.

3. Bon untuk menampung dana investasi pra dibagi untuk dana darurat & investasi.

Oleh pokok itu, informasi tersebut dapat dijadikan referensi dalam pengelolaan keuangan bagi anak muda dan sedang melakukan masa produktif. Tujuannya agar tak salah dalam mengelola keuangan serta semata-mata hanya memikiran gaya tumbuh.

(fbn)

Loading…