JAKARTA – Belum banyak masyarakat yang tahu kegiatan dari menabung. Bagi masyarakat secara umum, tabungan dianggap sebagai tempat menyimpan yang aman untuk digunakan di masa depan dengan bahan tertentu (uang jaga-jaga atau simpanan masa depan).

Selain itu sehubungan dengan menabung serupa untuk mendapatkan keuntungan berupa kembang tabungan, dan sebagai cara kesenangan transaksi sehari-hari untuk berbagai tujuan.

Baca juga: Eksistensi Logo Ayam di Dunia Bisnis, sejak Restoran hingga Jamu

Terkait hal tersebut, Perencana Keuangan One Shield Consulting Budi Rahardjo mengungkapkan, menabung ideal tentunya tergantung dari beberapa tujuan.

“Jika penempatan tabungan buat uang jaga-jaga atau biasa disebut sebagai emergency fund, maka simpanan ini harus terpisah dengan rekening tabungan untuk transaksi sehari-hari, jika rekening ini dikumpulkan berdua bersama-sama pasangan ada baiknya juga dibuatkan sebagai joint account yang penggunaannya butuh otorisasi dari kedua mengaduk-aduk pihak untuk keamanan, ” tuturnya saat dihubungi Okezone, Jakarta, Sabtu (22/8/2020).

  Baca juga: Piknik saat Long Weekend? Anggarannya 10% dari Penerimaan Saja

Dirinya juga menambahkan, berdasarkan idealnya kadar tabungan tersebut, yakni mencakup antara 3-6 bulan pengeluaran rumah nikah termasuk cicilan jika ada.

“Jika akan digunakan jadi rekening tabungan jangka pendek, misalnya untuk jangka waktu 1 tahun hingga 2 tahun untuk hajat uang sekolah, atau rencana liburan dan lain sebagainya, bisa memakai tabungan yang punya fasilitas auto debet rekening setiap bulan supaya rencana dapat terwujud, ” katanya.

Sedangkan jika bakal digunakan untuk transaksi sehari-hari dirinya mengatakan, dapat menggunakan rekening dengan memiliki berbagai fasilitas transaksi, jalan kartu debit untuk transaksi offline melalui merchants, aplikasi online seperti aplikasi ponsel dan website, beserta atm yang banyak.

(kmj)