JAKARTA porakporanda Harga emas naik pada perdagangan Kamis karena data pekerjaan di Amerika Serikat (AS) yang suram & kekhawatiran atas lonjakan kasus Covid-19 menimbulkan keraguan atas pemulihan ekonomi sehingga mendukung daya tarik safe-haven seperti logam mulia.  

Harga emas di Spot naik 0, 3% menjadi USD1. 811, 31 per ounce. Aurum berjangka AS naik 0, 2% menjadi USD1. 808. 70.

Baca Juga:   Harga Aurum Antam Masih Dijual Rp953 Seperseribu Hari Ini

Klaim pengangguran mingguan AS terangkat untuk minggu kedua berturut-turut. Peningkatan kasus virus corona merusak perbaikan di pasar tenaga kerja sebab beberapa negara kembali menerapkan karantina wilayah.

“Data (pekerjaan) dengan jelas menyoroti perbedaan jarang kepositifan yang didorong oleh vaksin dan masalah Covid-19 jangka hina, ” kata Kepala Strategi Rekan Global Stephen Innes, dilansir dari CNBC, Jumat (27/11/2020).

Baca Juga:   Aurum Ambil Untung di Tengah Pelemahan Dolar dan Wall Street

Amerika Serikat mendokumentasikan 2, 3 juta infeksi virus corona baru dalam dua minggu terakhir. Sementara melonjaknya kasus membakar perpanjangan penguncian di Jerman.

Dengan meningkatnya kasus virus corona, emas dipandang sebagai lindung nilai terhadap inflasi yang kemungkinan besar dihasilkan dari stimulus yang luhur.

Sementara itu, kehormatan perak naik 0, 5% menjelma USD23, 40 per ounce. Platinum naik 0, 4% menjadi USD966, 86 dan paladium 1, 2% lebih tinggi pada USD2, 356. 77.

(fbn)