JAKARTA – Upah Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan Bos PT Borneo Lumbung Energy and Metal Tbk (BLEM), Samin Tan pada 6 April 2021. Samin Tan ditangkap KPK terkait kasus kesepakatan janji kerja dan pembangunan Riau I.

Samin Tan telah ditetapkan buronan sebab KPK setelah dua kala mangkir dari pemeriksaan sebagai tersangka pada 2 Maret 2020 dan 28 Februari 2020. Kini, dia ditangkap KPK atas dugaan korupsi pengurusan izin tambang akik bara.

Okezone telah merangkum beberapa data menarik kasus penangkapan buronan Samin Tan, Sabtu (10/4/2021).

satu. Pernah Masuk Daftar Karakter Terkaya di Indonesia Versi Forbes

Samin pernah menjadi crazy rich Indonesia versi majalah ekonomi Amerika Serikat (AS), Forbes 2011 lalu. Meresap daftar orang terkaya tersebut seiring dengan jumlah kekayaannya yang mencapai USD940 juta atau setara dengan Rp13, 624 triliun (kurs Rp14, 537 per dolar AS).

Membaca Juga:   Daftar 10 Orang Terkaya di India, Juaranya Mukesh Ambani Berpunya Rp1. 223 Triliun

2. Berikut Rekam Jejak Karier Samin Tan

Dia pernah menduduki sederet jabatan di korporat, seperti Chairman di Bumi Plc per 26 Mei 2012, perusahaan yang mengakui 28 persen saham kongsi batu bara milik Bakrie, PT Bumi Resources Tbk (BUMI).

Tidak hanya itu, dia selalu didaulat menjadi Direktur Sari PT Bumi Resources Mineral Tbk (BRMS) sejak 3 Mei 2012, yang pula merupakan anak usaha DUNIA. Samin Tan juga menjabat Komisaris Utama di PT BUMI Tbk per 21 Mei 2012, menggeser kondisi Bambang Suryo Sulito dengan merupakan Ketua Umum Kadin.

Di PT Berau Coal Energy Tbk (BRAU) yang juga bani usaha Bumi Plc, tempat juga menjabat sebagai komisaris. Lalu, Samin Tan menduduki posisi komisaris di PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) sejak 2004.

Baca Serupa:   Berkat Roket, Elon Musk Jadi Orang Terkaya Nomor 2 di Dunia

3. Ini Gurita Usaha Energi Milik Samin Tan

Samin Tan ternyata memiliki sebesar bisnis di bidang gaya. Samin Tan merupakan Pemilik perusahaan batu bara, PT Borneo Lumbung Energi & Metal, dimana lewat bisnis batu bara tersebut Samin mulai memupuk pundi-pundi kapital.

Setidaknya ada tiga anak usaha Borneo Lumbung Energi & Metal, yakni PT Asmin Kolaindo Tuhup (AKT), PT Borneo Mining Services yang bergerak di bidang penyewaan kendaraan berat, dan Borneo Bumi Energy & Metal Pte Ltd yang berbasis dalam Singapura. Adapun entitas pengendali utama Borneo Lumbung Gaya & Metal adalah PT Republik Energi & Metal (REM) dengan memegang 59, 90% saham.

Perusahaan tambang Samin Tan diperkirakan memiliki cadangan tekak bara sebanyak 69, dua juta ton. Tingkat produksi tambangnya terus meningkat hingga membuat perusahaannya disegani di dalam negeri.